Pelaku Tabrak Lari di Nagreg Terancam Dipecat, Ini Kata Kadispen AD

PORTALBEKASI.COM – Misteri pelaku yang menabrak Handi Saputra (18) dan Salsabila (14) korban tabrak lari di kawasan Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat pada hari Rabu (8/12) yang lalu sudah mendapatkan titik terang.

Ada tiga oknum anggota TNI AD diduga terlibat dalam kasus tersebut yakni Kolonel P, Kopda DA dan Koptu AS.

Menyikapi anggotanya terlibat, TNI AD melalui Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen (TNI) Tatang Subarna menyampaikan akan dilakukan penyelidikan dan penyidikan atas dugaan keterlibatan aknum anggota TNI AD.

“Apabila terbukti berdasarkan pemeriksaan tentu akan diproses sesuai hukum yang berlaku di lingkungan Peradilan Militer.”ujarnya.

Tatang menjelaskan bahwa TNI AD memastikan proses hukum dilakukan dengan tegas sesuai ketentuan yang berlaku dan transparan.

“Memastikan bahwa tindak pidana yang dilakukan oleh ketiga oknum tersebut diproses secara hukum sampai tuntas dan memenuhi rasa keadilan dengan sanksi yang setimpal,” ungkap Kadispenad dalam siaran pers nya di Madispenad, Jakarta Pusat, Sabtu (25/12/21).

Ketiga oknum tersebut kini telah ditahan di Satuan Polisi Militer Angkatan Darat dan diperiksa dengan tuduhan tindak pidana Pasal 340 KUHP jo 338 KUHP jo 328 KUHP jo 333 KUHP jo 181 KUHP jo 55 KUHP (tentang Pembunuhan Berencana jo Menghilangkan Nyawa Orang jo  Penculikan jo Merampas Kemerdekaan jo Menghilangkan Mayat jo Penyertaan dalam tindak pidana dengan ancaman hukuman tersebrat seumur hidup atau 20 tahun) dan Pasal 310 UU Nomor 2 Tahun 2009 LLAJ serta hukuman tambahan pidana dipecat dari dinas aktif TNI. (“)

banner 120x600