Antisipasi Lonjakan Kegiatan Masyarakat Libur Nataru, Ini yang Dilakukan Polri

Pemerintah kembali menerapkan PPKM pada libur natal dan tahun baru. (Foto: sindonews.com)
Pemerintah kembali menerapkan PPKM pada libur natal dan tahun baru. (Foto: sindonews.com)

PORTALBEKASI.COM – Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan menjelaskan saat ini kepolisian sedang menyiapkan standar prosedur operasional pengamanan yang akan ditempatkan di sejumlah lokasi yang berpotensi munculnya kegiatan masyarakat di masa libur Nataru 2021.

Polri akan melakukan sosialisasi PPKM level 3 sebagai upaya pencegahan lonjakan kegiatan masyarakat di masa libur Nataru pada 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022.

Pada libur Nataru ini, Polri tidak melakukan penyekatan, namun tetap melakukan pengamanan libur Nataru yang disesuaikan dengan kebijakan PPKM level 3 serta Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 62 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Corona Virus Disease 2019 pada Saat Natal Tahun 2021 dan Tahun Baru Tahun 2022.

“Pola pengamanan yang dilakukan sedang disiapkan, namun Polri tidak melakulan penyekatan tapi mengoptimalkan pengamanan dalam rangka pengamanan Nataru,” ujar Ramadhan di Mabes Polri, Kamis (25/11/2021). 

Pemerintah telah mengeluarkan Inmendagri Nomor 62 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Corona Virus Disease 2019 pada Saat Natal Tahun 2021 dan Tahun Baru Tahun 2022.

Instruksi menteri ini mulai berlaku pada tanggal 24 Desember 2021 sampai dengan tanggal 2 Januari 2022.

Dalam Inmendagri terdapat sejumlah aturan untuk mencegah adanya kegiatan yang menimbulkan kerumunan di masa libur Nataru.

Kegiatan yang dilarang diantaranya yakni:

Melarang adanya pawai dan arak-arakan tahun baru serta pelarangan acara Old and New Year baik terbuka maupun tertutup yang berpotensi menimbulkan kerumunan.

Meniadakan event perayaan Nataru di pusat perbelanjaan dan mal, kecuali pameran UMKM.

Mengimbau masyarakat untuk tidak bepergian, tidak pulang kampung dengan tujuan yang tidak primer atau tidak penting atau tidak mendesak.

Pengetatan arus pelaku perjalanan masuk dari luar negeri termasuk Pekerja Migran Indonesia (PMI) sebagai antisipasi tradisi mudik Nataru.

Melaksanakan pengetatan dan pengawasan protokol kesehatan di tiga tempat, yaitu gereja, tempat yang difungsikan sebagai tempat ibadah pada saat perayaan Natal Tahun 2021, tempat perbelanjaan, dan tempat wisata lokal, dengan memberlakukan kebijakan sesuai pada PPKM Level 3.

Pelarangan cuti bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Republik Indonesia (Polri), Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan karyawan swasta selama periode libur Nataru.

Imbauan kepada pekerja atau buruh untuk menunda pengambilan cuti setelah periode libur Nataru. Melakukan pemberlakukan PPKM Level 3 pada acara pernikahan dan acara sejenisnya.

Meniadakan kegiatan seni budaya dan olahraga pada tanggal 24 Desember 2021 sampai dengan 2 Januari 2022.

Menutup semua alun-alun pada tanggal 31 Desember 2021 sampai dengan 1 Januari 2022. (*)

banner 120x600