Ini Aturan Perjalanan Selama PPKM Nataru

Warga yang ingin melakukan perjalanan domestik wajib mengetahui sejumlah aturan yang ditentukan pemerintah
Warga yang ingin melakukan perjalanan domestik wajib mengetahui sejumlah aturan yang ditentukan pemerintah

PORTALBEKASI.COM – Pada libur Natal dan tahun baru mendatang, Pemerintah menerbitkan Inmendagri terbaru terkait syarat perjalanan. Hal itu dilakukan guna menekan penyebaran COVID-19.

Upaya tersebut, pemerintah menerbitkan Instruksi Mendagri (Inmendagri) No 62 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 Pada Saat Natal Tahun 2021 dan Tahun Baru 2022.

Dikeluarkannya Inmendagri sebagai salah satu upaya untuk mengatur mengenai syarat perjalanan ke luar kota.

Inmendagri itu ditandatangani oleh Mendagri Tito Karnavian pada 22 November 2021.

Selama periode Natal dan Tahun Baru, warga diimbau untuk tidak bepergian. Pengetatan arus perjalanan dari luar negeri juga dilakukan.

Ini aturannya:

1. Sosialisasi peniadaan mudik Nataru kepada warga masyarakat dan masyarakat perantau yang berada di wilayahnya dan apabila terdapat pelanggaran maka dilakukan pemberian sanksi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;

2. Imbauan bagi masyarakat untuk tidak berpergian, tidak pulang kampung dengan tujuan yang tidak primer/tidak penting/tidak mendesak; dan

3. Pengetatan arus pelaku perjalanan masuk dari luar negeri termasuk Pekerja Migran Indonesia (PMI) sebagai antisipasi tradisi mudik Nataru.

Namun warga tetap diizinkan melakukan perjalanan ke luar daerah jika ada hal yang mendesak. Tetali, ada syarat-syarat yang harus dipatuhi.

Berikut syaratnya:

1. Mengoptimalkan penggunaan aplikasi PeduliLindungi;

2. Melakukan tes PCR atau Rapid Test Antigen dengan menyesuaikan pengaturan moda transportasi yang digunakan pada saat pergi keluar daerah dan masuk/pulang dari luar daerah, hal ini untuk memastikan pelaku perjalanan negatif COVID-19; dan

3. Dalam hal ditemukan pelaku perjalanan sebagaimana dimaksud pada angka 2 (dua) yang positif COVID-19, maka melakukan karantina mandiri atau karantina pada tempat yang telah disiapkan Pemerintah untuk mencegah adanya penularan dengan waktu karantina sesuai prosedur kesehatan. (*)

banner 120x600